Postingan

SAHABAT???

YOUR BESTFRIEND AS SAME AS YOUR ENEMY Menurut kalian,apa arti dari sahabat? Apa mereka yang selalu bersama-sama denganmu? Apa mereka yang selalu ada di saat kamu membutuhkannya? Lalu menurutmu apakah sahabat itu adalah mereka yang bisa kamu andalkan? Pernahkah kalian berpikir bahwa kalian selalu menyediakan waktu bagi sahabat-sahabat kalian,namun suatu saat sahabat kalian gak pernah ada buat kalian? Kecewa tentu ada. Seolah-olah kebaikanmu gak berharga di mata orang yang berharga bagimu. Terkadang aku sempat berpikir,buat apa baik ke semua orang? Buat apa baik sama orang yang belum tentu baik kepada kita? Apa aku salah kalo aku cuek sama orang? Apa aku salah kalo aku terlalu baik sama orang? Terkadang ada saatnya kita harus berada dalam posisi yang tidak memikirkan siapa-siapa. Hanya memikirkan kita sendiri. Ini bukan egois ataupun apatis. Ini adalah cara kita untuk bisa lebih peduli kepada diri sendiri. Kalaupun kita peduli terhadap orang lain harusnya kita tidak boleh terlal...

Pengorbanan Sahabat

PENGORBANAN SAHABAT “Sahabat sejati hadir setiap waktu,namun dunia perlahan pergi menjauh” - Franky Awalnya aku hanya biasa saja melihat pertemanan mereka,namun semakin lama aku semakin curiga dan gak kuat untuk menahan rasa. Hal seperti itulah yang muncul dalam benakku ketika aku melihat pertemanan mereka. Namaku Victor,tahun ini aku menginjak usia 21 tahun dimana aku udah seharusnya bisa menentukan jalan pilihanku sendiri. Sebagai cowok,sudah wajar jika menyukai seorang cewek. Namanya Celly. Marcelly Claudia lengkapnya. Bagi teman-temanku,dia hanya seorang cewek biasa,namun bagiku dia adalah seorang cewek yang special. Jujur,kalo masalah wajah masih banyak yang lebih cantik dari dia,namun sikapnya itu yang membuatku semakin penasaran hingga akhirnya aku bisa menyimpan rasa dengannya. Di sisi lain,ternyata aku menyadari tidak hanya aku saja yang memiliki rasa dengannya. Salah seorang temanku juga punya rasa,bahkan kalo aku bilang dia bisa saja mendapatkan Celly. Franky,...

Melawan Perih

MELAWAN PERIH “Jika waktu tak mampu menjawab doaku,aku hanya bisa diam membisu. Seolah-olah mengiringi waktu yang kian berlalu,melawan perih tiap kumengingatmu” - Tommy Jumat,14 Februari pukul tujuh malam. Sudah menjadi rutinitas tiap Jumat malam untuk berkumpul bersama keluarga besar dari ayahku. Namun,malam ini berbeda dari malam-malam yang biasanya dikarenakan aku harus membersihkan seisi rumahku yang berdebu. Wajar,kami sekeluarga jarang membersihkan rumah. Sudah banyak buku-buku yang tertumpuk,ayahku sempat menyuruhku untuk membakar atau menjualnya namun aku gak pernah mau dikarenakan beberapa buku ini menyimpan kenangan yang selalu aku ingat. Aku selalu menyimpan rapi buku-buku ini sama seperti isi buku diary yang pernah aku tulis. Gak sengaja kubuka buku diary yang telah kutumpuk rapi di dalam kardus yang telah usang ini. Kubuka halaman demi halaman. Kubaca kalimat demi kalimat. Semakin lama kularut dalam tulisanku yang lalu,semakin kuingat kenangan yang pernah kubuat b...